Kamis, Juli 21, 2011

MOTO GP

Grand Prix Sepeda Motor mengacu pada kelas puncak dari balap motor, saat ini terbagi dalam tiga kelas mesin yang berbeda: 125 cc, Moto2 dan MotoGP (800 cc untuk musim 2007). Motor-motor yang digunakan di MotoGP adalah motor yang dibuat khusus untuk balapan dan tidak dijual untuk umum. Hal ini berlawanan dengan beberapa balapan kategori produksi, seperti World Superbike yang melombakan versi modifikasi dari motor-motor yang tersedia untuk umum. MotoGP ditayangkan di Trans7 (dulu TV7) sejak 2002 hingga sekarang. Sebelum di TV7, MotoGP ditayangkan di ANteve pada 1993 hingga 2001.

Daftar isi

Sejarah


Motor 50 cc team Suzuki tahun 1967.
Kejuaraan dunia untuk balap motor pertama kali diselenggarakan oleh Fédération Internationale de Motocyclisme (FIM), pada tahun 1949. Pada saat itu secara tradisional telah diselenggarakan beberapa balapan di tiap even untuk berbagai kelas motor, berdasarkan kapasitas mesin, dan kelas untuk sidecars (motor bersespan). Kelas-kelas yang ada saat itu adalah 50 cc, 125 cc, 250 cc, 350 cc, dan 500 cc untuk motor single seater, serta 350 cc dan 500 cc untuk motor sidecars. Memasuki tahun 1950-an dan sepanjang 1960-an, motor bermesin 4 tak mendominasi seluruh kelas. Pada akhir 1960-an, motor bermesin 2 tak mulai menguasai kelas-kelas kecil. Di tahun 1970-an motor bermesin 2 tak benar-benar menyingkirkan mesin-mesin 4 tak. Pada tahun 1979, Honda berusaha mengembalikan mesin 4 tak di kelas puncak dengan menurunkan motor NR500, namun proyek ini gagal, dan di tahun 1983 Honda bahkan meraih kemenangan dengan motor 500 cc 2 tak miliknya. Pada tahun 1983, kelas 350 cc akhirnya dihapuskan. Kelas 50 cc kemudian digantikan oleh kelas 80 cc di tahun 1984, tetapi kelas yang sering didominasi oleh pembalap dari Spanyol dan Italia ini akhirnya ditiadakan pada tahun 1990. Kelas sidecars juga ditiadakan dari kejuaraan dunia di tahun 1990-an, menyisakan kelas 125 cc, 250 cc, dan kelas 500 cc.
GP 500, kelas yang menjadi puncak balap motor Grand Prix, telah berubah secara dramatis pada tahun 2002. Dari pertengahan tahun 1970-an sampai 2001 kelas puncak dari balap GP ini dibatasi 4 silinder dan kapasitas mesin 500 cc, baik jenis mesin 4 tak ataupun 2 tak. Akibatnya, yang mampu bertahan adalah mesin 2 tak, yang notabene menghasilkan tenaga dan akselerasi yang lebih besar. Pada tahun 2002 sampai 2006 untuk pertama kalinya pabrikan diizinkan untuk memperbesar kapasitas total mesin khusus untuk mesin 4 tak menjadi maksimum 990 cc, dan berubah menjadi 800 cc di musim 2007. Pabrikan juga diberi kebebasan untuk memilih jumlah silinder yang digunakan antara tiga sampai enam dengan batas berat tertentu. Dengan dibolehkannya motor 4 tak ber-cc besar tersebut, kelas GP 500 diubah namanya menjadi MotoGP. Setelah tahun 2003 tidak ada lagi mesin 2 tak yang turun di kelas MotoGP. Untuk kelas 125 cc dan 250 cc secara khusus masih menggunakan mesin 2 tak.
Balap untuk kelas MotoGP saat ini diselenggarakan sebanyak 17 seri di 15 negara yang berbeda (Spanyol menggelar 3 seri balapan). Balapan biasa digelar setiap akhir pekan dengan beberapa tahap. Hari Jum’at digelar latihan bebas dan latihan resmi pertama, kemudian hari Sabtu dilaksanakan latihan resmi kedua dan QTT, di mana para pembalap berusaha membuat catatan waktu terbaik untuk menentukan posisi start mereka. Balapan sendiri digelar pada hari Minggu, meskipun ada seri yang digelar hari Sabtu yaitu di Belanda dan Qatar. Grid (baris posisi start) terdiri dari 3 pembalap perbaris dan biasanya setiap seri balap diikuti oleh sekitar 20 pembalap. Balapan dilaksanakan selama sekitar 45 menit dan pembalap berlomba sepanjang jumlah putaran yang ditentukan, tanpa masuk pit untuk mengganti ban atau mengisi bahan bakar. Balapan akan diulang jika terjadi kecelakaan fatal di awal balapan. Susunan grid tidak berubah sesuai hasil kualifikasi. Pembalap boleh masuk pit jika hanya untuk mengganti motor karena hujan saat balapan.

[sunting] Organisasi dalam MotoGP

Kesuksesan Balap MotoGP tidak terlepas dari organisasi-organisasi yang terlibat di dalamnya Beberapa organisasi yang tergabung dalam komisi Grand Prix antara lain FIM, Dorna, IRTA, dan MSMA.
FIM (Federation Internationale de Motocyclisme) merupakan badan tertinggi di dunia yang mengurusi hal-hal seputar sepeda motor. FIM yang berdiri pada tahun 1904 ini tidak hanya mengurusi balap motor, tetapi juga menjadi pengawas motor-motor produksi yang dijual masal, terutama soal keamanan dan kelayakan. Dalam kegiatan balap motor, FIM adalah badan yang mengurusi dan bertanggung jawab mengenai regulasi dan teknis pelaksanaan balapan, juga mengenai status, taraf, dan kriteria dari sebuah kejuaraan balap motor.
Dorna adalah organisasi penyelenggara balapan MotoGP, atau dengan kata lain Dorna adalah promotor kejuaraan MotoGP. Dorna bertanggung jawab terhadap kualitas event dan juga mengurusi sponsor event.
IRTA (International Road racing Team Association), anggota organisasi ini terdiri dari tim-tim yang mengikuti balapan MotoGP. Organisasi ini berfungsi untuk menyalurkan aspirasi tim dan para pembalap yang tergabung di dalamnya. Dengan organisasi inilah pembalap dapat memberikan masukan dan menentukan hak-hak dan kepentingannya, antara lain nilai kontrak, keamanan dan kelayakan sirkuit.
MSMA (Motor Sport Manufacturer Association) merupakan organisasi dalam MotoGP yang terdiri dari pabrikan-pabrikan motor yang mengikuti kejuaraan MotoGP, seperti Honda, Yamaha, Ducati, Suzuki, Kawasaki, dan pabrikan lainnya. Fungsi dari organisasi ini antara lain memutuskan peraturan teknis mengenai regulasi motor bersama dengan organisasi lain yang tergabung di komisi Grand Prix.

Karier Pembalap

Terdapat penjenjangan karier bagi para pembalap yang turun di balap motor dunia, apabila seorang pembalap cukup berprestasi ia akan direkrut oleh tim yang ada dikelas berikutnya dari kelas 125 cc, kelas 250 cc, kemudian kelas puncak MotoGP. Pembalap yang turun di kelas 125 cc sendiri berasal dari pembalap yang berprestasi di kejuaraan regional atau nasional di negaranya masing-masing, seperti All Japan road racing di Jepang, ataupun kejuaraan Eropa.
Para pembalap yang turun di kelas puncak MotoGp berasal dari beberapa kejuaraan. Selain berasal dari kelas 250 cc seperti Valentino Rossi,Marco Melandri, Daniel Pedrosa, ada pula pembalap yang berasal dari AMA Superbike seperti Nicky Hayden, dari British Superbike seperti Shane Byrne, juga dari World Superbike seperti Noriyuki Haga, Colin Edwards, Troy Bayliss, Neil Hodgson, Ruben Xaus dan Chris Vermeulen. Banyaknya para pembalap yang berasal dari superbike ini tidak terlepas dari berubahnya kelas puncak GP motor yang membolehkan penggunaan motor bermesin 4 tak 990 cc pada tahun 2002, setelah sebelumnya hanya mesin 2 tak 500 cc yang boleh digunakan.

Spesifikasi


Mesin YZR-M1 empat silinder (empat tak) di acara Tokyo Motor Show 2009.
Setiap peraturan mengenai tiap-tiap kelas balapan dibentuk oleh FIM sebagai organisasi yang berwenang melakukannya. FIM membentuk dan mengeluarkan peraturan-peraturan baru yang dipandang sesuai dengan perkembangan balapan. Pada permulaan era baru MotoGP di tahun 2002, motor bermesin 2 tak 500 cc dan 4 tak 990 cc dibolehkan untuk digunakan dalam balapan. Kedahsyatan tenaga dari motor bermesin 4 tak yang mengungguli motor bermesin 2 tak menyingkirkan seluruh mesin 2 tak dari persaingan, dan musim-musim balap selanjutnya tidak ada lagi motor 2 tak yang digunakan.
Pada tahun 2007, FIM akan memberlakukan peraturan baru bahwa motor-motor MotoGP akan dibatasi menjadi 4 tak 800 cc. Alasan yang dikemukakan dari pengurangan kapasitas silinder mesin ini adalah untuk meningkatkan keamanan pembalap, mengingat tenaga dan kecepatan puncak yang dihasilkan mesin-mesin MotoGP telah meningkat secara drastis sejak 2002. Rekor kecepatan MotoGP saat ini adalah 347,4 km/jam yang dicetak oleh Loris Capirossi dengan motor Ducati di sirkuit Catalunya, Barcelona pada tahun 2004. Sebagai perbandingan rekor kecepatan F1 saat ini adalah 369,9 km/jam yang dicetak oleh Antonio Pizonia dengan mobil BMW, di sirkuit Monza di tahun 2004.
Keputusan pilihan untuk membatasi kapasitas mesin menjadi 800 cc (daripada dengan metode pembatasan tenaga lain, seperti pengurangan jumlah gir transmisi yang diizinkan) menurut para pengamat MotoGP sangat menguntungkan Honda. Honda menggunakan mesin lima silinder, dan hanya perlu mengurangi satu silinder untuk membenahi mesin mereka agar sesuai regulasi yang baru, sementara pabrikan lainnya harus mendesain ulang seluruh mesin mereka. Pembatasan menjadi 800 cc juga menimbulkan kontroversi bahwa sepertinya saat ini motor yang digunakan dalam kejuaraan Superbike 1000 cc menjadi yang tercepat dalam balapan motor sirkuit di seluruh dunia.
Mesin yang digunakan dalam kelas 125 cc dibatasi sebanyak satu silinder dan dengan berat minimal 80 kilogram, sementara untuk kelas 250 cc dibatasi sebanyak dua silinder dengan berat minimal 100 kilogram.
Motor-motor untuk kelas MotoGP dibolehkan menggunakan mesin dengan jumlah silinder antara tiga sampai enam silinder, dan terdapat variasi dalam pembatasan berat tergantung jumlah silinder yang digunakan. Ini disebabkan sebuah mesin dengan silinder yang lebih banyak, tenaga yang dihasilkan juga lebih besar, dan batasan berat meningkat. Pada tahun 2006 mesin-mesin yang digunakan di MotoGP adalah mesin empat dan lima silinder. Honda menggunakan lima silinder, sementara Yamaha, Ducati, Kawasaki, dan Suzuki menggunakan empat silinder.
Motor-motor yang digunakan dalam Grandprix motor dibuat tidak hanya untuk balapan saja, tetapi juga sebagai ajang unjuk kekuatan dan kemajuan teknologi antar pabrikan. Sebagai hasilnya seluruh mesin-mesin MotoGP dibuat dengan menggunakan material yang sangat mahal dan ringan seperti titanium, dan carbon-fiber-reinforced plastic. Motor-motor tersebut juga menggunakan teknologi yang tidak tersedia untuk konsumsi umum, misalnya adalah perangkat elektronik yang canggih termasuk telemetri, engine management systems, kontrol traksi, rem cakram karbon, dan teknologi mesin modern yang diadopsi dari teknologi mesin mobil F1.
Jika motor-motor yang dipakai di kelas MotoGP hanya dilombakan di tingkat kejuaraan dunia, motor-motor yang digunakan di kelas 125 cc dan 250 cc relatif lebih terjangkau. Harga sebuah motor 125 cc kurang lebih sama dengan sebuah mobil. Motor-motor ini sering digunakan dalam kejuaraan balap motor nasional di seluruh dunia.
Satu dari beberapa tantangan utama yang dihadapi para pembalap MotoGP dan Insinyur motor MotoGP adalah bagaimana untuk menyalurkan tenaga mesin yang luar biasa – lebih dari 240 dk (179 kW), melalui titik kontak dua buah ban dan permukaan aspal sirkuit dengan lebar hanya sekitar lengan manusia. Sebagai perbandingan mobil F1 menghasilkan lebih dari 950 dk (700 kW) tetapi dengan empat buah ban, sehingga memiliki titik kontak permukaan dengan aspal sepuluh kali lebih lebar dari motor MotoGP.

Spesifikasi mesin

  • Konfigurasi: 4-silinder (Kelas MotoGP dan Moto2), 1-silinder (Kelas 125 cc)
  • Kapasitas: 800 cc (Kelas MotoGP), 600 cc (kelas Moto 2), 125 cc (kelas 125 cc).
  • Katup: 16-katup (MotoGP dan Moto2),
  • Kerja katup: DOHC, 4-katup per silinder (MotoGP dan Moto2) .
  • Bahan bakar: Tanpa timbal (tidak ada bahan bakar kontrol), 100 oktan.
  • Pasokan bahan bakar: Injeksi bahan bakar.
  • Aspirasi: Aspirasi normal.
  • Kekuatan: Kira - kira 250 atau 225 dk.
  • Pelumasan: Basah.
  • Maksimum/minimum putaran mesin: 17500 - 18000 Rotasi per menit.
  • Pendingin: Pompa air tunggal.

Perubahan regulasi terbaru

  • Pada tahun 2002, kelas 500 cc digantikan menjadi MotoGP, kapasitas motor yaitu 990 cc.
  • Pada tahun 2005, sebuah peraturan baru untuk MotoGP telah diberlakukan yaitu flag-to-flag. Sebelumnya, jika sebuah balapan dimulai dengan start dalam kondisi sirkuit kering dan hujan turun, pembalap terdepan dapat mengangkat tangan untuk menghentikan lomba, demikian juga dengan para ofisial mengibarkan bendera merah untuk menghentikan balapan, kemudian balapan dimulai lagi dengan menggunakan ban basah. Sekarang jika hujan turun saat balapan tidak ada lagi bendera merah, para pembalap langsung menuju pit untuk mengganti ban sesuai kebijakan tim.
  • Pada tahun 2007, kelas MotoGP diturunkan kapasitas mesinnya, menjadi 800 cc.
  • Pada tahun 2010, kelas MotoGP diberlakukan pembatasan mesin 6 mesin untuk 1 musim.
  • Pada tahun 2010, kelas 250 cc digantikan oleh kelas moto2 dengan mesin prototipe 4 tak 600 cc.
  • Pada tahun 2012, kelas MotoGP dinaikkan kapasitas mesinnya, menjadi 1.000 cc.

Pranala luar

Ruang nama
Varian
Tindakan

Rabu, Mei 26, 2010

PERLUKAH PROFESIONALITAS SEORANG GURU DIUKUR DENGAN RUPIAH ?

PERLUKAH PROFESIONALITAS SEORANG GURU DIUKUR DENGAN RUPIAH

Abstrak
Pentingnya profesionalitas bagi guru dalam peningkatan mutu pendidikan nasional merupakan sesuatu yang harus diutamakan. Standar kualifikasi akademik dan kompetensi guru merupakan persyaratan dalam mengikuti program sertifikasi. Kompetensi guru adalah profesionalitas dalam tiga hal atau sering disebut ASK. Tiga hal tersebut adalah Attitude (sikap), Skill (keahlian), Knowledge (pengetahuan). Cara untuk meningkatkan ketiga hal tersebut yaitu untuk meningkatkan keahlian (skill) bisa dicapai melalui education (pendidikan) dalam hal ini adalah melalui jalur pendidikan formal, untuk meningkatkan pengetahuan (knowledge) bisa dicapai melalui engineering (rekayasa/usaha pengembangan pola pikir) dalam hal ini melalui latihan-latihan, training, seminar, workshop, dan sebagainya. Untuk meningkatkan Sikap (attitude) bisa dicapai melalui enforcement (sanksi/ hukuman/ teguran. Program sertifikasi akan mewujudkan profesionalitas guru yang bisa diukur dengan rupiah atau disebut Billing Rate Teacher.

Kata Kunci : Profesionalitas, Diukur, Rupiah

A. Latar Belakang

Dalam era globalisasi fungsi pendidikan sangat penting guna memajukan kesejahteraan umum dan mencerdasakan kehidupan bangsa seperti yang menjadi tujuan bangsa Indonesia yang termuat dalam pembukaan Undang -Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Disamping itu pemerintah juga berkewajiban untuk mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa yang dituangkan kedalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003. Sistem pendidikan nasional dimaksudkan untuk meningkat- kan mutu pendidikan nasional.
Peningkatan mutu pendidikan nasional bisa dicapai melalui sertifikasi guru. Program sertifikasi guru merupakan penilaian kompetensi guru dalam hal ini adalah Attitude (Sikap), Skill (Keahlian), Knowledge (Pengetahuan).Ketiga hal tersebut merupakan indikator dari profesionalitas seorang guru. Beberapa hal untuk meningkatkan kompetensi seseorang guru yaitu :
a) Untuk meningkatkan keahlian (skill) seorang guru bisa dicapai melalui education (pendidikan) dalam hal ini adalah melalui jalur pendidikan formal.

b) Untuk meningkatkan pengetahuan (knowledge) seorang guru bisa dicapai melalui engineering (rekayasa/usaha pengembangan pola pikir) dalam hal ini melalui latihan-latihan, training, seminar, workshop, dan sebagainya

c) Untuk meningkatkan Sikap (attitude) seorang guru bisa dicapai melalui enforcement (sanksi/ hukuman/ teguran)


Diatas sudah disebutkan bahwa cara mengukur profesionalitas seorang guru adalah melalui program sertifikasi guru. Salah satu standar yang berkaitan langsung dengan keberhasilan penyeleng- garaan pendidikan adalah standar pendidik dan tenaga kependidikan, khususnya guru. Hal ini diatur melalui Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan menetapkan delapan standar nasional pendidikan yang harus menjadi acuan sekaligus kriteria minimal dalam menetapkan keberhasilan penyelenggaraan pendidikan nasional.

Menurut Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen, dimana undang-undang tersebut mengatur tentang adanya tunjangan khusus, tunjangan fungsional dan tunjangan profesi pendidik guna peningkatan kesejahteraan guru.

B. Permasalahan
Fenomena atau isu yang muncul saat ini adalah akan dibubarkan Ditjen PMPTK yang khusus menangani program sertifikasi guru. Hal ini meyebabkan banyak protes dari guru-guru diseluruh Indonesia. Maraknya demo guru-guru dan tenaga pendidik yang tergabung dalam Persatuan Guru Republik Indonesia, yang menuntut dilanjutkannya program sertifikasi, pada tanggal 11 dan 12 Mei 2010 di Senanyan Jakarta, yang menuntut antara lain :
1. Keberadaan Ditjen PMPTK tetap dipetahankan dengan atau tanpa memfusi kembali Ditjen Dikdas dan Ditjen Dikmen.
2. Jika dengan menghidupkan kembali Ditjen PTMPK dan tetap mempertahankan Ditjen Dikdas dan Ditjen Dikmen dinilai bertentangan dengan SOTK (Sistem Organisasi dan Tata Kelola) yang diterbitkan oleh Kementerian Negara PAN (Pemberdayaan Aparatur Negara), dimana setiap kementerian (dahulu departemen) dibatasi memiliki tidak lebih dari 5 (lima) unit utama setingkat Eselon 1 sebagaimana dimaksudkan di atas, baik atas “kesadaran sendiri” dari Pemerintah atau Kemendiknas, maupun di bawah “tekanan organisasi guru dan pihak-pihak yang tidak setuju Ditjen PMPTK ditutup”, sebaiknya gagasan awal PGRI dihidupkan kembali. Gagasan itu adalah Pengelolaan Guru dilakukan oleh sebuah Badan tersendiri yang disebut dengan Badan Pengelola Guru atau apa pun namanya, yang bertangungjawab langsung kepada Presiden Republik Indonesia. Di tingkat pusat disebut Badan Pengelola Guru Nasional dan di daerah disebut Badan Pengelola Guru Provinsi dan Badan Pengelola Guru Kabupaten atau Badan Pengelola Guru Kota. Badan ini merupakan “sentralisasi gaya baru” pengelolaan guru.
3. Konsekuensi solusi No. 2 ini, pengelolaan guru dikeluarkan dari tugas pokok dan fungsi Kemendiknas dan Pemda di semua tingkatan. Hadirnya Badan Pengelola Guru dimaksud diyakini akan meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan guru, sekaligus “mengeluarkan guru” dari aneka “cengkeraman atau anomali” birokrasi di daerah.


Banyaknya sejumlah guru yang berusaha untuk mengikuti sertifikasi merupakan fenomena yang terjadi saat ini. Mereka yang sudah lulus sertifikasi ada yang langsung menerima sejumlah rupiah sebagai tambahan penghasilan antara lain tunjangan khusus, tunjangan fungsional dan tunjangan profesi pendidik. Akan tetapi ada juga yang sudah dinyatakan lulus tetapi belum menerima rupiah yang diharapkan.
Efek positif dengan adanya sertifikasi adalah memacu guru-guru untuk melanjutkan pendidikan sampai tingkat kriteria minimal yaitu S-1 atau D-4 seperti yang diharapkan dan disyaratkan oleh Departemen Pendidikan Nasional. Hal ini bertujuan agar profesionalitas seorang guru meningkat baik kemampuan bidang informasi dan tekhnologi maupun bidang pengetahuan lainnya karena tuntutan kemajuan dunia pendidikan.
Menurut Hartini Retnaningsih peneliti madya bidang studi kemasyarakatan (Pengkajian Dampak Sosial dan Evaluasi Program) di Pusat Pengkajian, Pengolahan Data, dan Informasi (P3DI) Setjen DPR RI, Jakarta bahwa untuk penyelenggaraan pendidikan dengan kualitas yang memadai, UUD Negara Tahun 1945 dan UU N0. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional telah mengamanatkan ketentuan anggaran pendidikan 20 persen dari APBN dan APBD. Pasal 31 Ayat (4) UUD Negara RI Tahun 1945 berbunyi: “Negara memprioritaskan anggaran pendidikan sekurang-kurangnya dua puluh persen dari anggaran pendapatan dan belanja negara serta dari anggaran pendapatan dan belanja daerah untuk memenuhi kebutuhan penyelenggaraan pendidikan nasional”. Undang-Undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional juga menyebut ketentuan tentang anggaran 20 persen melalui Pasal 49 Ayat (1) yang berbunyi: “Dana pendidikan selain gaji pendidik dan biaya pendidikan kedinasan dialokasikan minimal 20 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) pada sektor pendidikan dan minimal 20 persen dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Efek negatifnya adalah pemerintah harus menyediakan dana yang sangat besar guna keperluan pembayaran uang sertifikasi kepada guru-guru yang sudah dinyatakan lulus sertifikasi, diluar 20% dari total anggaran sesuai dengan UU Sisdiknas No.20 tahun 2003. Dibutuhkan kurang lebih 196,5 trilyun rupiah setiap tahun, anggaran utuk membayar uang sertifikasi seluruh Indonesia. Efek yang lainnya adalah guru-guru akan selalu berhitung jumlah uang sertifikasi yang diharapkan akan diperoleh, dan yang lebih buruk lagi adalah apabila uang sertifikasi yang diharapkan belum diterima maka mengakibatkan motivasi dalam mengajar menjadi menurun.

C. Tujuan Penulisan
Berdasarkan fenomena yang terjadi saat ini, penulis akan mencoba mengupas apakah perlu profesionalitas seorang guru diukur dengan rupiah ?

D. Kajian Teori
Untuk menjawab pertanyaan tersebut diatas, marilah kita mengkaji ulang, sebetulnya berapa beban biaya setiap guru dalam satu jam mengajar.
Menurut Anwar (1991), “Biaya Pendidikan dan Metode Penetapan Biaya Pendidikan”, Mimbar pendidikan, No. 1 Tahun X, 1991;28-33, Gaffar, M.F. (1991),“Konsep dan Filosofi Biaya Pendidikan”, Mimbar pendidikan, No. 1 Tahun X, 1991: 56-60 dan Thomas, J.A. (1971), “The Productive School: A System Analysis Approach to Educational Administration, New York: John Wiley & Sons, ada beberapa kategori biaya pendidikan : 

1) Biaya langsung (direct cost) dan biaya tidak langsung (indirect cost)
2) Biaya pribadi (private cost) dan biaya sosial (social cost). Biaya pribadi adalah biaya pengeluaran keluarga untuk pendidikan atau dikenal juga pengeluaran rumah tangga (household expenditure). Biaya sosial adalah biaya yang dikeluarkan oleh masyarakat untuk pendidikan, baik melalui sekolah maupun pajak yang dihimpun oleh pemerintah kemudian digunakan untuk membiayai pendidikan. Biaya yang dikeluarkan oleh pemerintah pada dasarnya termasuk biaya sosial.
3) Biaya dalam bentuk uang (monetary cost) dan bukan uang (nonmoneterary cost). Hal tersebut dapat diinterpretasikan bahwa ternyata masyarakat ikut menanggung biaya pendidikan.
Pada artikel ini, penulis akan mengkaji kategori biaya pendidikan dari kategori yang pertama yaitu Direct Cost dan Indirect Cost. Ada beberapa indikator-indikator yang dapat digunakan dalam mengukur beban rupiah seorang guru per jam mengajar di sekolah. Kita sudah mengetahui bahwa dalam sebuah institusi pendidikan juga ada istilah COST atau Biaya yang terdiri dari Indirect Cost dan Direct Cost.
Indirect Cost adalah biaya yang tidak berkaitan langsung dengan kegiatan belajar mengajar di sekolah dan dalam relevan range tertentu berjumlah tetap, sedangkan Direct Cost adalah biaya yang berkaitan langsung dengan kegiatan belajar mengajar di sekolah dan besarnya berubah secara proporsional terhadap perubahan aktivitas.

Untuk lebih mempermudah dalam penghitungan beban biaya seorang guru kita perlu menghitung tarif (rate) beban biaya guru atau penulis sebut saja Billing Rate Teacher. Ada beberapa variabel yang mempengaruhi Billing RateTeacher yaitu Indirect Cost dan Direct Cost.
Billing Rate Teacher bisa diperoleh dengan membandingkan antara beban biaya per guru yang termasuk dalam indirect cost dan direct cost dengan biaya gaji per guru. Adapun indikator-indiakator dari Indirect Cost adalah :
1. Biaya Pegawai Manajemen Sekolah (Kepala Sekolah, Wakil dan Staf Pembantu dan Tata Usaha (TU) yang meliputi biaya gaji, PPh-21, Astek/Jamsostek, Tunjangan lainnya dan biaya kesejahteraan (asuransi kesehatan dan penghargaan)
2. Biaya rekrutmen pegawai dan guru
3. Biaya abodemen listrik, telepon dan air
4. Biaya kebutuhan rumah tangga (pantry) sekolah
5. Biaya Pihak ketiga (Iuran MKKS, gugus dan lain-lain)
6. Biaya promosi
7. Biaya pemeliharaan gedung, perbaikan alat-alat lain
8. Biaya PBB, asuransi bangunan, asuransi peralatan
9. Biaya penyusutan gedung dan peralatan

Indikator-indiakator dari Direct Cost adalah :
10. Biaya Pegawai Guru Sekolah (Tetap,honor,dan kontrak) yang meliputi biaya gaji, PPh-21, Astek/Jamsostek, Tunjangan lainnya dan biaya kesejahteraan (asuransi kesehatan dan penghargaan)
11. Biaya kegiatan belajar mengajar
a. Biaya Remedial, pengayaan, EHB/UAN/UASBN
b. Biaya MOS
c. Biaya praktikum
d. Biaya study banding/karyawisata
e. Biaya Lomba Science, olympiade, KIR, dll
12. Biaya penggunaan listrik, telp, dan air
13. Biaya perlengkapan belajar :
a. Alat tulis
b. Seragam siswa
c. Buku-buku paket/buku perpustakaan
d. peralatan praktikum
e. fotocopy
14. Biaya konsumsi
Untuk menghitung beban biaya per guru per jam adalah menjumlahkan semua indicator-indikator yang termasuk dalam Indirect Cost dan Direct Cost selama satu tahun , kemudian dibagi dengan jumlah bulan dalam satu tahun ajaran kemudian hasilnya di bagi dengan jumlah guru dan dibagi lagi dengan jumlah jam mengajar guru dalam satu bulan.

Sebagai ilustrasi penulis akan berikan contoh adalah sebagai berikut :
Direct Cost selama tahun ajaran 2009/2010
a. Biaya Pegawai                                                               :  Rp 300.000.000
b. Biaya Remedial, pengayaan, EHB/UAN/UASBN          :  Rp   10.000.000
c. Biaya kegiatan belajar mengajar
     Biaya MOS                                                               :  Rp.   1.000.000
     Biaya praktikum                                                         :  Rp.   5.000.000
     Biaya study banding/karyawisata                                 :  Rp. 10.000.000
     Biaya Lomba Science, olympiade, KIR, dll                  :  Rp.   1.000.000
d. Biaya penggunaan listrik, telp, dan air                               :  Rp. 30.000.000
e. Biaya perlengkapan belajar :
     Alat tulis                                                                      :  Rp. 10.000.000
     Seragam siswa                                                             :  Rp.   5.000.000
     Buku-buku paket/buku perpustakaan                           :   Rp. 10.000.000
     peralatan praktikum                                                     :   Rp. 10.000.000
     fotocopy                                                                      :   Rp.   5.000.000
f. Biaya konsumsi                                                                 :    Rp.  5.000.000   (+)
               Total Direct Cost selama Setahun                              Rp. 402.000.000

Jadi beban biaya guru perbulan adalah Total Direct Cost : 12 = 402.000.000 : 12
                                                                                            = 33.500.000
Misalkan jumlah guru adalah 40 orang dan jam ngajar selama sebuan adalah 60 jam, maka Beban biaya per guru per bulan adalah                         = 33.500.000 : 40  =  837.500
Beban biaya per guru per jam adalah = 837.500 : 60        = Rp 13.958

Untuk menghitung Billing Rate Teacher, kita harus menghitung seluruh biaya yang termasuk dalam indikator Indirect Cost dan Direct Cost, kemudian dibandingkan dengan jumlah biaya pegawai. Sebagai ilustrasi bahwa biaya (Indirect cost) selama setahun adalah 500 juta dan biaya (direct cost) sebesar 402juta, sedangkan biaya pegawai sebesar 300juta. Maka
Billing Rate Teacher = 1    :     Indirect cost + direct cost
                                               Biaya Pegawai

Billing Rate Teacher = 1    :     500 jt + 402jt
                                                300jt
Billing Rate Teacher = 1 : 3


Jadi beban biaya seorang guru dalam mengajar adalah 3 kali biaya gaji guru tersebut.


Dari ilustrasi diatas, kita bisa menghitung beban biaya yang dibutuhkan oleh seorang guru setiap jamnya untuk melaksanakan kegiatan belajar mengajar. Masing-masing institusi atau lembaga penyelenggara pendidikan, beban biayanya akan berbeda-beda. Kita ambil contoh beban biaya indirect cost untuk sekolah swasta yang bertaraf international akan lebih besar daripada sekolah negeri, karena gedung nya lebih luas,fasilitas sarana dan prasarana lebih lengkap dan modern dibandingkan sekolah negeri. Jika beban seorang guru bisa diukur dengan rupiah tentunya akan berpengaruh terhadap tingkat profesionalitas seorang guru. Seharusnya guru-guru menyadari bahwa setiap jam yang digunakan dalam kegiatan belajar mengajar dibutuhkan sejumlah biaya, oleh karena itu guru-guru harus lebih professional dalam memberikan dan mendidik siswanya guna tercapainya tujuan nasional seperti yang tercantum dalam pembukaan UUD 1945, yaitu untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.


E. Kesimpulan
1. Program sertifikasi guru merupakan penilaian kompetensi guru dalam hal ini adalah Attitude (Sikap), Skill (Keahlian),Knowledge(Pengetahuan).Ketiga hal tersebut merupakan indikator dari profesionalitas seorang guru
2. Berdasarkan kategori biaya pendidikan, beban biaya seorang guru bisa dihitung dan diukur dengan rupiah, sehingga profesionalitas seorang guru juga perlu diukur dengan rupiah

3. Billing rate juga bisa digunakan untuk mengukur tingkat efisiensi dari suatu institusi pendidikan



F. Daftar Pustaka

Anwar. Biaya Pendidikan dan Metode Penetapan Biaya Pendidikan. Mimbar pendidikan, No. 1 Tahun X, 1991;28-33.
Gaffar, M.F. Konsep dan Filosofi Biaya Pendidikan. Mimbar pendidikan, No. 1 Tahun X, 1991: 56-60.
Thomas, J.A. The Productive School : A System Analysis Approach to Educational Administration, New York: John Wiley & Sons.1971
Depdiknas RI, Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 Tentang Sistem Pendidikan Nasional
Depdiknas RI, Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2005 Tentang Guru dan Dosen
PGRI . Tutntutan PGRI terhadap Menteri Pendidikan Nasional, 2010
http://www.pgri.or.id/berita-139-quo-vadis-penghapusan-ditjen-pmptkstrategi-marginalisasi-guru-dan-tenaga-kependidikan.html







Penulis
Nama : Karsam,S.E.,M.Ak
Jabatan : Dosen STKIP Kusuma Negara Pokjar Gading Serpong
Alamat : Komp. RS.14 B.7 Sawah Baru Ciputat Tangerang Selatan
Telp : 021-7451908 / 0817 819 416
Alamat email : karsam@jayaschool.org / karsamse@yahoo.com
Pendidikan : S-2 Magister Akuntansi
Universitas Pancasila

Spiritual Menkeu

Home » Analisa Ekonomi
Spiritual Menkeu
Kamis, 20 Mei 2010 - 09:23 wib
Rhenald Kasali. (Foto: Ist)

KABAR terpilihnya Agus Martowardojo sebagai menteri keuangan yang baru mudah-mudahan melegakan kita semua. Berbeda dengan menteri-menteri keuangan sebelumnya yang syarat dengan ilmu ekonomi makro dan kuat analisis agregatifnya, Agus adalah figur reformis yang besar di dunia perbankan.

Di Bank Mandiri Agus dikenal sebagai pemimpin yang reformis dan berhasil. Saya bahkan belum melihat perusahaan milik negara selain Bank Mandiri yang berhasil melakukan perubahan. Dia berhasil mengembalikan kepercayaan nasabah dari segala sisi. Di tangan Agus, non-performing loan (kredit macet) bank ini dari 26, 5 persen turun menjadi di bawah dua persen.

Demikian pula, tingkat pelayanan meningkat dari rating nomor 16 menjadi nomor 1. Bank Mandiri diyakini para pemilik media sebagai bank yang bersih. Di dalam dia dikenal sebagai pekerja keras yang memberi contoh kepada bawahannya dan jeli memperbaiki kekurangan-kuat mengendus pasar.

Dia dihormati di dalam dan disegani di luar. Dengan demikian, reformasi birokrasi bisa berjalan terus, kecuali sebuah sabotase politik menghadang Kabinet Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Saya menyebut menkeu baru ini sebagai spiritual menkeu. Dia berorientasi pada kesejahteraan rakyat melalui pembenahan birokrasi.

Memperjuangkan Kebenaran

Spiritual menkeu bukanlah sekadar ekonom yang kuat ilmu ekonominya. Lebih dari itu dia adalah seorang yang berani memperjuangkan kebenaran. Bukankah di era demokrasi dan era pamer kekuasaan saat ini yang mahal adalah “kebenaran” itu sendiri? Tengoklah kiri dan kanan Anda. Di manamana orang mengagung-agungkan kebenaran menurut versinya masing-masing. Namun seperti apa sesungguhnya kebenaran itu? Di dunia akademis, selama ratusan tahun para ilmuwan bekerja sangat keras untuk mencari kebenaran sejati.

Kebenaran itu di hipotesakan, lalu diuji, dan diperiksa luar dalam. Ilmuwan sejati sesungguhnya amat takut bermainmain dengan kebenaran, meski untuk memperjuangkan kebenaran itu selalu saja penuh tantangan. Dalam tataran kebijakan, perjuangan seseorang menjalankan kebenaran pun akan berhadapan dengan berbagai kepentingan.

Ekonom bukan politisi, meski sekarang juga banyak ekonom yang menjadi politisi atau berbicara dari kacamata politik. Sebagai ekonom, kadang saya tersenyumsenyum menyaksikan dialog-dialog yang menggebu, bahkan cenderung menyesatkan terus dibiarkan mengalir. Manusia mulai sulit membedakan antara sinis dan kritis. Ada semacam mitos yang mengatakan bahwa yang kritis adalah yang sinis. Ini benar-benar janggal, orangorang yang kritis sesungguhnya tidak sinis. Namun, begitu seseorang selalu sinis sudah pasti dia tidak kritis.

Dia hanya reaktif belaka dan terlalu cepat mengambil keputusan. Orang-orang seperti ini tentu terlalu berbahaya bagi kemajuan suatu bangsa. Dia tidak akan membawa kesejahteraan, sebaliknya hanya pandai mencari celah untuk memutarbalikkan sebuah cerita. Lantas seperti apakah sosok spiritual menkeu yang dibutuhkan negeri ini? Dia jelas bukanlah seorang akademisi biasa atau ilmuwan teoretis. Dia adalah seseorang yang berani menjalankan prinsip-prinsip perubahan dalam arti yang sebenarnya. Sebab, sebagai seorang menteri, dia tidak bekerja sendirian.

Dia bekerja dengan jajaran-jajarannya, dengan birokrasi di bawahnya yang jumlahnya puluhan ribu orang. Mereka berada dalam direktorat-direktorat yang berbeda-beda, dalam lapisan dan pangkat yang berbeda-beda pula. Mereka itu semua bekerja berdasarkan kebiasaan-kebiasaan yang harus terus diperbaiki, diawasi dan diberi contoh yang tepat. Kita tidak membutuhkan menkeu yang hafal formula-formula ekonomi, namun lebih dari itu, Indonesia butuh seorang pemindah gunung. Seperti kata Archimedes, ”Tunjukkanlahdimanaakuberdiri, maka aku akan memindahkan gunung itu. ”Mengapa seperti itu? Jawabannya adalah karena di Indonesia bukanlah ekonomi yang menjadi panglima perang, melainkan politik.

Sebaliknya para penganut paham demokrasi percaya, demokrasi akan membawa kesejahteraan. Namun dalam era demokrasi ini, rakyatnya ternyata punya agenda yang berbeda dengan para politisi. Hal yang mereka cari bukanlah kekuasaan, melainkan kesejahteraan. Kalau sudah seperti itu, bisakah seorang ekonom biasa-biasa saja memperbaiki nasib kita?

Jejak Agus

Kemarin, dalam farewell lecture yang kami selenggarakan di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia untuk melepas kepergian Sri Mulyani, Agus Martowardojo sempat meluangkan waktu. Di situ dia sempat mendengarkan farewell lecture yang diberikan Sri Mulyani dan bertemu dengan para mantan menteri ekonomi. Dari Ali Wardana, Subroto, Dorojatun Kuntjoro-Jakti, sampai Sumarlin. Agus termasuk orang yang cerdas memilih prioritas. Dia bekerja sangat keras.

Di Bank Mandiri dia dikenal sebagai pemimpin yang teguh. Rapat bisa dimulai dari pagi sampai pagi hari esoknya. Meski meletihkan, semua orang bisa menerima karena belakangan kerja keras mereka terbukti berhasil. Dalam setahun terakhir ini saya banyak berhubungan dengan Bank Mandiri, khususnya dalam membentuk komunitas wirausaha muda Indonesia. Dari situlah saya melihat Agus adalah sosok yang sangat profesional. Saat dia melarang korupsi, dia sendiri menjalankan prinsip itu, sehingga bawahan-bawahannya melihat contoh. Demikian pula saat menangani nasabah-nasabah ”nakal” warisan direksi sebelumnya yang membuat Bank Mandiri kebanjiran kredit-kredit bermasalah. Dia langsung bertindak tegas.

Seperti Sri Mulyani yang mengatakan pemimpin harus memberi contoh dan melindungi bawahannya, dia pun memberanikan anak-anak buahnya untuk menegakkan aturan. Nasabahnasabah ”nakal” itu mereka panggil, dan yang tetap membandel diiklankan. Beberapa di antara mereka adalah nasabah-nasabah yang memiliki back-up pejabat, mantan penguasa atau orang-orang yang berpengaruh. Tentu saja mereka tidak terima dan melawan. Saat ditekan Agus dengan tegas menyampaikan prinsipnya. Dia melindungi keputusan yang diambil anak buahnya. Waktu berjalan, ternyata nasabah-nasabah itu pun bertobat. Mereka memperbaiki hubungannya.

Seorang eksekutif Bank Mandiri yang menangani kredit-kredit bermasalah menjelaskan, “Ternyata yang dibutuhkan masyarakat adalah ketegasan. Sekali mereka lihat arah kita jelas, mereka akan berhenti menawar dan mulai mengikuti aturan. Namun sekali kita terlihat lemah, mereka akan terus menekan, ”ujarnya. Lebih jauh ternyata hukum habitat berlaku. Sekali kita membiarkan nasabah nakal bersarang di sini, dia akan datang bersama teman-temannya. Sebaliknya, nasabah-nasabah yang bagusbagus enggan berbaur dengan nasabah nakal. Sebaliknya juga terjadi. Saat nasabah-nasabah nakal dibersihkan, nasabah-nasabah bersih pun mulai bermunculan.

Saya percaya Agus dapat menorehkan kembali tinta emasnya di Kementerian Keuangan. Dia memang bukan seorang doktor ekonomi seperti layaknya menterimenteri keuangan sebelumnya. Namun sesungguhnya dia adalah seorang reformer yang patut diperhitungkan. Saatnya bagi para koruptor untuk bertobat dan reformasi birokrasi terus dilanjutkan. Selamat bertugas, Pak Agus. (*)

Rhenald Kasali
Ketua Program MM UI

Jumat, April 09, 2010

Rabu, April 07, 2010

Enviromental Children’s Organization ( ECO )


PIDATO ANAK BERUMUR 12 TAHUN TENTANG LINGUNGAN HIDUP YANG MEMBUNGKAM PARA PEMIMPIN DUNIA DI PBB

Oleh: indrakila | Januari 14, 2010

Cerita ini berbicara mengenai seorang anak yg bernama Severn Suzuki, seorang anak yang pada usia 9 tahun telah mendirikan Enviromental Children’s Organization ( ECO ).
ECO sendiri adalah sebuah kelompok kecil anak yang mendedikasikan diri untuk belajar dan mengajarkan pada anak-anak lain mengenai masalah lingkungan.
Dan mereka pun diundang menghadiri Konferensi Lingkungan Hidup PBB, di mana pada saat itu Severn yang berusia 12 Tahun memberikan sebuah pidato kuat yang memberikan pengaruh besar (dan membungkam) beberapa pemimpin dunia terkemuka.
Apa yg disampaikan oleh seorang anak kecil berusia 12 tahun hingga bisa membuat RUANG SIDANG PBB hening, lalu saat pidatonya selesai ruang sidang penuh dengan orang terkemuka yang berdiri dan memberikan tepuk tangan yang meriah kepada anak berusia 12 tahun.
Inilah Isi pidato tersebut: (Sumber: The Collage Foundation)
Halo, nama Saya Severn Suzuki, berbicara mewakili E.C.O – Enviromental Children Organization Kami adalah kelompok dari Kanada yang terdiri dari anak-anak berusia 12 dan 13 tahun, yang mencoba membuat perbedaan: Vanessa Suttie, Morga, Geister, Michelle Quiq dan saya sendiri. Kami menggalang dana untuk bisa datang ke sini sejauh 6000 mil untuk memberitahukan pada anda sekalian orang dewasa bahwa anda harus mengubah cara anda, hari ini di sini juga. Saya tidak memiliki agenda tersembunyi. Saya menginginkan masa depan bagi diri saya saja.
Kehilangan masa depan tidaklah sama seperti kalah dalam pemilihan umum atau rugi dalam pasar saham. Saya berada di sini untuk berbicara bagi semua generasi yang akan datang.
Saya berada di sini mewakili anak-anak yang kelaparan di seluruh dunia yang tangisannya tidak lagi terdengar.
Saya berada di sini untuk berbicara bagi binatang-binatang yang sekarat yang tidak terhitung jumlahnya di seluruh planet ini karena kehilangan habitatnya. Kami tidak boleh tidak didengar.
Saya merasa takut untuk berada di bawah sinar matahari karena berlubangnya lapisan OZON. Saya merasa takut untuk bernafas karena saya tidak tahu ada bahan kimia apa yang dibawa oleh udara.
Saya sering memancing di Vancouver bersama ayah saya hingga beberapa tahun yang lalu kami menemukan bahwa ikan-ikannya penuh dengan kanker.
Dan sekarang kami mendengar bahwa binatang-binatang dan tumbuhan satu persatu mengalami kepunahan tiap harinya – hilang selamanya.

Dalam hidup saya, saya memiliki mimpi untuk melihat kumpulan besar binatang-binatang liar, hutan rimba dan hutan tropis yang penuh dengan burung dan kupu-kupu. Tetapi sekarang saya tidak tahu apakah hal-hal tersebut bahkan masih ada untuk dilihat oleh anak saya nantinya.
Apakah anda sekalian harus khawatir terhadap masalah-masalah kecil ini ketika anda sekalian masih berusia sama serperti saya sekarang?
Semua ini terjadi di hadapan kita dan walaupun begitu kita masih tetap bersikap bagaikan kita masih memiliki banyak waktu dan semua pemecahannya. Saya hanyalah seorang anak kecil dan saya tidak memiliki semua pemecahannya. Tetapi saya ingin anda sekalian menyadari bahwa anda sekalian juga sama seperti saya!
Anda tidak tahu bagaimana caranya memperbaiki lubang pada lapisan ozon kita.
Anda tidak tahu bagaimana cara mengembalikan ikan-ikan salmon ke sungai asalnya.
Anda tidak tahu bagaimana caranya mengembalikan binatang-binatang yang telah punah.

Dan anda tidak dapat mengembalikan hutan-hutan seperti sediakala di tempatnya, yang sekarang hanya berupa padang pasir. Jika anda tidak tahu bagaima cara memperbaikinya. TOLONG BERHENTI MERUSAKNYA!
Di sini anda adalah delegasi negara-negara anda. Pengusaha, anggota perhimpunan, wartawan atau politisi – tetapi sebenarnya anda adalah ayah dan ibu, saudara laki-laki dan saudara perempuan, paman dan bibi dan anda semua adalah anak dari seseorang.
Saya hanyalah seorang anak kecil, namun saya tahu bahwa kita semua adalah bagian dari sebuah keluarga besar, yang beranggotakan lebih dari 5 milyar, terdiri dari 30 juta rumpun dan kita semua berbagi udara, air dan tanah di planet yang sama – perbatasan dan pemerintahan tidak akan mengubah hal tersebut.
Saya hanyalah seorang anak kecil namun begitu saya tahu bahwa kita semua menghadapi permasalahan yang sama dan kita seharusnya bersatu untuk tujuan yang sama.
Walaupun marah, namun saya tidak buta, dan walaupun takut, saya tidak ragu untuk memberitahukan dunia apa yang saya rasakan.
Di negara saya, kami sangat banyak melakukan penyia-nyiaan. Kami membeli sesuatu dan kemudian membuangnya, beli dan kemudian buang.
Walaupun begitu tetap saja negara-negara di Utara tidak akan berbagi dengan mereka yang memerlukan.
Bahkan ketika kita memiliki lebih dari cukup, kita merasa takut untuk kehilangan sebagian kekayaan kita, kita takut untuk berbagi.
Di Kanada kami memiliki kehidupan yang nyaman, dengan sandang, pangan dan papan yang berkecukupan – kami memiliki jam tangan, sepeda, komputer dan perlengkapan televisi.
Dua hari yang lalu di Brazil sini, kami terkejut ketika kami menghabiskan waktu dengan anak-anak yang hidup di jalanan. Dan salah satu anak tersebut memberitahukan kepada kami: ” Aku berharap aku kaya, dan jika aku kaya, aku akan memberikan anak-anak jalanan makanan, pakaian dan obat-obatan, tempat tinggal, cinta dan kasih sayang ” .
Jika seorang anak yang berada di jalanan dan tidak memiliki apapun, bersedia untuk berbagi, mengapa kita yang memiliki segalanya masih begitu serakah?
Saya tidak dapat berhenti memikirkan bahwa anak-anak tersebut berusia sama dengan saya, bahwa tempat kelahiran anda dapat membuat perbedaan yang begitu besar, bahwa saya bisa saja menjadi salah satu dari anak-anak yang hidup di Favellas di Rio; saya bisa saja menjadi anak yang kelaparan di Somalia ; seorang korban perang timur tengah atau pengemis di India .
Saya hanyalah seorang anak kecil, namun saya tahu bahwa jika semua uang yang dihabiskan untuk perang dipakai untuk mengurangi tingkat kemiskinan dan menemukan jawaban terhadap permasalahan alam, betapa indah jadinya dunia ini.
Di sekolah, bahkan di taman kanak-kanak, anda mengajarkan kami untuk berbuat baik. Anda mengajarkan pada kami untuk tidak berkelahi dengan orang lain, untuk mencari jalan keluar, membereskan kekacauan yang kita timbulkan; untuk tidak menyakiti makhluk hidup lain, untuk berbagi dan tidak tamak. Lalu mengapa anda kemudian melakukan hal yang anda ajarkan pada kami supaya tidak boleh dilakukan tersebut?
Jangan lupakan mengapa anda menghadiri konferensi ini, mengapa anda melakukan hal ini – kami adalah anak-anak anda semua. Anda sekalianlah yang memutuskan, dunia seperti apa yang akan kami tinggali. Orang tua seharusnya dapat memberikan kenyamanan pada anak-anak mereka dengan mengatakan, ” Semuanya akan baik-baik saja”, kami melakukan yang terbaik yang dapat kami lakukan dan ini bukanlah akhir dari segalanya.”
Tetapi saya tidak merasa bahwa anda dapat mengatakan hal tersebut kepada kami lagi. Apakah kami bahkan ada dalam daftar prioritas anda semua? Ayah saya selalu berkata, “Kamu akan selalu dikenang karena perbuatanmu, bukan oleh kata-katamu”.
Jadi, apa yang anda lakukan membuat saya menangis pada malam hari.
Kalian orang dewasa berkata bahwa kalian menyayangi kami. Saya menantang A N D A , cobalah untuk mewujudkan kata-kata tersebut.
Sekian dan terima kasih atas perhatiannya.
*********************************************************************

Servern Cullis-Suzuki telah membungkam satu ruang sidang Konferensi PBB, membungkam seluruh orang-orang penting dari seluruh dunia hanya dengan pidatonya. Setelah pidatonya selesai serempak seluruh orang yang hadir di ruang pidato tersebut berdiri dan memberikan tepuk tangan yang meriah kepada anak berusia 12 tahun itu.
Dan setelah itu, ketua PBB mengatakan dalam pidatonya:
” Hari ini saya merasa sangatlah malu terhadap diri saya sendiri karena saya baru saja disadarkan betapa pentingnya linkungan dan isinya di sekitar kita oleh anak yang hanya berusia 12 tahun, yang maju berdiri di mimbar ini tanpa selembarpun naskah untuk berpidato. Sedangkan saya maju membawa berlembar naskah yang telah dibuat oleh asisten saya kemarin. Saya … tidak kita semua dikalahkan oleh anak yang berusia 12 tahun “
*(Copyright from: Moe Joe Free)
disadur dari: http://hakeemchocolate.blogspot.com/

Selasa, Februari 23, 2010

Mengendalikan Laptop Dengan Suara

Mengendalikan Laptop Dengan Suara

Berbicara dan berinteraksi dengan komputer, memerintah komputer melakukan sesuatu dengan suara kita, itu sering kita lihat di film-film, tapi sekarang dalam dunia nyatapun ternyata sudah bisa kita lakukan dengan mudah, tentunya dengan bantuan software yang canggih.  Sekarang saya bisa memunculkan menu start, membuka program, menutup program, bahkan menulis  hanya dengan bantuan suara, dan laptop akan menjalankan sesuai perintah yang saya berikan dan tentunya perintah terebut harus pas dengan instruksi-instruksi yang ada dikomputer. hmm..... (kayak di film ya...?).

Sebenarnya teknik mengendalikan laptop dengan bantuan suara sudah tidak asing lagi bagi mereka yang biasa mengikuti perkembangan teknologi, informasi IT terkini, atau mereka yang biasa menjelajahi dan ngoprek windows, namun bagi yang pertama kali menggunakanya seperti saya tentu sangat kaget dan ini sungguh luar biasa...!  fasilitas yang saya maksud adalah Windows Speech Recognition.

Windows Speech Recognition dalam Windows Vista membantu pengguna untuk berinteraksi dengan komputer mereka melalui suara. fasilitas ini dirancang bagi orang-orang yang ingin membatasi penggunaan mouse dan keyboard dengan tetap menjaga atau meningkatkan produktivitas mereka secara keseluruhan. Anda dapat mendikte dokumen dan email di aplikasi utama, menggunakan perintah suara untuk memulai dan beralih di antara aplikasi, mengontrol sistem operasi, dan bahkan mengisi formulir di Web.


Windows Speech Recognition adalah fitur baru di Windows Vista, yang dibangun dengan menggunakan Microsoft terbaru teknologi suara. Windows Vista Speech Recognition  tersedia dalam bahasa Inggris (US), Inggris (Inggris), Jerman (Jerman), Perancis (Perancis), Spanyol (Spanyol), Jepang, Cina (Tradisional), dan Cina (Sederhana), sayang Indonesia belum ada, kita tunggu saja waktu yang akan datang.

Untuk cara setup nya anda bisa melakukannya dengan sangat mudah tinggal klik menu start - control panel - Speech Recognition Option - Start Speech Recognition 
Lakukan setting microphone terlebih dahulu, bisa mengunakan headset atau bisa juga langsung tanpa headset.

Untuk melihat demonya klik disini.
Semoga bermanfaat.
Amin Mungamar

Selasa, Februari 09, 2010

[info] PENERIMAAN PESERTA PROGRAM BEASISWA SANTRI BERPRESTASI (PBSB)

[info] PENERIMAAN PESERTA PROGRAM BEASISWA SANTRI BERPRESTASI (PBSB)

Posted by: "Hidayat Syarifuddin" riff_ass@yahoo.com   riff_ass

Mon Feb 8, 2010 7:31 pm (PST)



Berita dari http://pondokpesant ren.net/

DEPARTEMEN AGAMA R.I. DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN ISLAM
Jl. Lapangan Banteng Barat No. 3-4,
Telepon : 3811642, 3811654, 3812216, 3812679, 3811214
J  A  K  A  R  T  A
============ ========= ========= ========= ========= ========= ===

PENGUMUMAN
PENERIMAAN PESERTA PROGRAM BEASISWA SANTRI BERPRESTASI (PBSB)
KEMENTERIAN AGAMA RI TAHUN 2010


Kebijakan pembangunan pendidikan mencakup tiga aspek yaitu: perluasan akses, peningkatan mutu, dan tata kelola. Perluasan akses dan peningkatan mutu pendidikan Islam mengisyaratkan keseriusan Kementerian Agama RI dalam meningkatkan angka partisipasi masyarakat di dunia pendidikan. Dalam rangka meningkatkan akses pendidikan tinggi bagi santri berprestasi dan meningkatkan kualitas pendidikan Islam, Kementerian Agama RI. bermaksud menjaring  santri terbaik di kelas III pada Madrasah Aliyah (MA) atau yang sederajat di pondok pesantren untuk mengikuti program pendidikan tinggi melalui Program Beasiswa Santri Berprestasi (PBSB).  


PERSYARATAN  SELEKSI
a. Tercatat sebagai siswa/i kelas III Madrasah Aliyah (MA) atau yang sederajat
    di pondok pesantren.
b. Berstatus sebagai santri aktif yang bermukim dan belajar/nyantri di pondok pesantren
    sekurang-kurangnya selama 2 (dua) tahun.
c.  Sehat jasmani dan rohani. 
d. Pada saat mendaftar berumur tidak lebih dari 20 tahun, terhitung tanggal
    13 Maret 2010.
e. Memiliki prestasi yang baik selama  pendidikan 5 semester berturut-turut  dengan
    nilai minimal 70 (skala 100)  untuk tiap mata pelajaran:

    Program IPA              : Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, dan Bahasa Inggris.
    Program IPS              : Ekonomi,  Geografi,  Sosiologi,  Bahasa  Indonesia  dan 
                                         Bahasa Inggris.
    Program Bahasa        : Bahasa Inggris, Bahasa Indonesia, Antropologi,
                                          Sastra Indonesia dan Bahasa Asing lain.
    Program Keagamaan : Bahasa Arab, Ilmu Hadist, Ilmu Tafsir, Fiqih, Bahasa Inggris.

f.  Diajukan oleh Pimpinan Pondok Pesantren santri yang bersangkutan.


WAKTU DAN TEMPAT PENDAFTARAN
Pendaftaran dimulai pada tanggal 5 Februari s/d 5 Maret 2010 di Kantor Wilayah Kementerian Agama masing-masing.

MATERI TEST/SELEKSI
1.  Test Bakat Skolastik (TBS)
2.  Test Kemampuan Akademik
3.  Test Kemampuan Bahasa Inggris
4.  Test Kepesantrenan
5.  Test Bahasa Arab

WAKTU DAN TEMPAT SELEKSI
Seleksi dilaksanakan pada tanggal 13 Maret 2010 di 29 Kantor Wilayah Kementerian Agama RI. 


PEMBIAYAAN
Kementerian Agama RI akan menanggung komponen pembiayaan sebagai berikut:
1. Biaya seleksi.
2. Biaya pendidikan pre-university (matrikulasi/ orientasi/ bridging program)..
3. Biaya pendidikan (SPP dan Sumbangan Dana Pengembangan Akademik (SDPA). 
4. Bantuan Biaya hidup (living cost). 


PERGURUAN TINGGI MITRA
Peserta yang lulus seleksi akan studi pada perguruan tinggi mitra: Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gadjah Mada (UGM) Yogyakarta, Universitas Airlangga (UNAIR) Surabaya, Institut  Teknologi  10  November  (ITS)  Surabaya,  Institut  Pertanian  Bogor  (IPB),  Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) Bandung, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Universitas Mataram, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, IAIN Sunan Ampel Surabaya, dan IAIN Walisongo Semarang.

Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Panitia Seleksi Peserta PBSB Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, Ditjen Pendidikan Islam Kementerian Agama RI. dengan nomor telepon 021-3811810 atau melalui website http://www.pondokpe santren.net.

Jakarta, 3 Februari 2009

Direktur Jenderal Pedidikan Islam

ttd


Prof. Dr. H. Mohammad Ali, MA

NB. Silahkan downloadPENGUMUMAN SELEKSI PBSB 2010.pdfPANDUAN SELEKSI PBSB 2010.pdfFORMULIR PBSB 2010.pdf

Data Perbandingan Profit dan Pendapatan tahun 2009: Google, Ebay, Amazon, dan Yahoo!

Data Perbandingan Profit dan Pendapatan tahun 2009: Google, Ebay, Amazon, dan Yahoo!

profit pendapatanAda usulan dari salah satu penggemar blog Joko Susilo di Facebook yaitu untuk mengupas  profit dan pendapatan dari para raksasa bisnis internet. Usulan ini datang dari Movthie Dias pemilik blog ymelancolis.
Merespon usulan itu, saya akan kupas beberapa raksasa bisnis internet. Setelah menyimak posting ini, saya yakin sebagian besar dari anda akan tercengang dengan keuntungan yang mereka dapatkan. Inilah sedikit bukti betapa luar biasanya bisnis di internet.
Silakan simak langsung posting spesial di bawah ini.
Berikut ini laporan empat raksasa bisnis internet yang mendominasi dunia.  Data-data tersebut saya dapatkan dari sumber-sumber resmi situs web masing-masing.
  1. Google. Profit Google tahun 2009 sekitar $6,5 milyar dari pendapatan sekitar $23 milyar. Sementara pada 2008, pendapatan Google mencapai $21,8 milyar, dengan profit $4,23 milyar. Google yang memiliki karyawan lebih dari 20 ribu orang tersebar di seluruh dunia, pertumbuhannya agak tertahan. Penyebabnya karena krisis ekonomi dunia.
  2. Ebay. Tahun 2009 lalu, Ebay mencatatkan keuntungan sebesar $2,3 milyar dari pendapatan $8,7 milyar. Sedangkan pada tahun 2008 mencatatkan keuntungan sebesar $1,78 milyar dari total pendapatan $8,54 milyar. Atau terjadi peningkatan 34%.  Peningkatan Ebay yang memiliki sekitar 16 ribu karyawan ini ikut dipengaruhi pertumbuhan Paypal dan Stubhub. Tahun 2010 mendatang, Ebay memperkirakan pendapatan total $8,8 milyar sampai $9,1 milyar.
  3. Amazon. Amazon tahun 2009 mencatatkan pendapatan $24,5 milyar dengan pendapatan bersih sebesar $902 juta. Profit bersih Amazon ini meningkat hampir 40% sebab pada 2008 Amazon hanya mencatatkan keuntungan $645 juta dari pendapatan $19,17 milyar. Amazon sendiri memiliki karyawan sekitar 20 ribu orang.
  4. Yahoo! Tahun 2009 pendapatan yahoo! sebesar $6,4 milyar, sedikit turun dari pendapatan 2008 yang sebesar 7,21 milyar USD.  Namun profit 2009 meningkat menjadi $598 juta dari yang sebelumnya hanya $419 juta USD. Yahoo! didukung dengan sekitar 14 ribu karyawan.
Melihat dari data di atas, betapa pertumbuhan yang mereka dialami website-website tersebut begitu luar biasa. Keuntungan atau profit yang didapatkannya dari internet begitu besar. Ini sungguh bisnis yang menarik bukan?
Memang yang saya sebutkan di atas saat ini sudah menjadi perusahaan besar. Tapi jangan kira kalau Google yang sedemikian besar itu hanya merupakan proyek rintisan dari orang bernama Larry Page dan Sergey Brin di awal 1996-an. Formula Bisnis yang saya kelola ini di awal tahun 2001-an mulanya hanya dikerjakan seorang diri dan hanya dari warnet.
Jadi, tidak ada yang tidak mungkin selama anda mau mencoba. Dengan beraksi, anda bisa melakukan perubahan untuk masa depan hidup anda.

Sekilas info

Sedikit cerita, hari Jumat sampai Minggu kemarin, saya bersama tim berlibur bareng di Pantai Bandengan Jepara. Selama tiga hari kami menginap di Palm Beach Resort, main ke pantai, renang di kolam, mendayung kano, naik perahu, menjelajah ke Pulau Panjang, makan sea food, dan banyak lagi. Pokoknya tujuannya buat refreshing dan senang-senang! Foto-fotonya bisa anda lihat di facebook saya.
Kenapa kami perlu refreshing? Sebab selama selama beberapa bulan terakhir ini kami begitu serius mempersiapkan kehadiran sebuah program baru untuk anda semua. Bila tidak ada halangan program kejutan kami akan diluncurkan bulan ini. Semoga bisa menjadi solusi bagi anda semua yang kebingungan bagaimana melakukan ACTION bisnis internet.
Tunggu saja tanggal peluncurannya, pasti nanti saya kabari…
NB: Jika anda suka artikel ini, silakan share ke teman FACEBOOK anda. Cukup dengan meng-KLIK link ini! Terimakasih.

Pengikut

Ada kesalahan di dalam gadget ini